Sedapnya Kuliner Malam Jogja

Kuliner Malam Jogja
Kuliner Malam Jogja memang seperti tidak ada tandingannya, hampir setiap sudut kota Jogja ada macam-macam bentuk dan rasa kuliner yang berbeda-beda pula. Seperti Gudeg yang terkenal hingga mancanegara, Rames, bahkan oseng-oseng merconnya Bu Narti, sudah pasti kalian pernah mendengar atau icipin rasanya.

Surabayatrend.com|Surabaya-Kuliner Malam Jogja memang seperti tidak ada tandingannya, hampir setiap sudut kota Jogja ada macam-macam bentuk dan rasa kuliner yang berbeda-beda pula. Seperti Gudeg yang terkenal hingga mancanegara, Rames, bahkan oseng-oseng merconnya Bu Narti, sudah pasti kalian pernah mendengar atau icipin rasanya. Jadi Ngiler mimin ngomongin kulinernya gays.

Kuliner malam jogja yang enak bisa kalian coba ketika malam tiba gays. Sejenak melepas istirahat petang dihotel akibat berwisata siang hari, kalian harus mencoba berwisata kuliner di malam hari sekitar trotoar jalan Malioboro, disana kalian bakal menemukan seabrek judul kuliner khas Jogjakarta.

Rasakan pedasnya Oseng Mercon Bu Narti. Pelopor masakan super pedas milik Bu Narti ini tiap harinya menghabiskan 10 kg cabai kecil untuk mencampur olahan kuliner yang berbahan daging sapi.

Kuliner Malam Jogja memang seperti tidak ada tandingannya, hampir setiap sudut kota Jogja ada macam-macam bentuk dan rasa kuliner yang berbeda-beda pula. Seperti Gudeg yang terkenal hingga mancanegara, Rames, bahkan oseng-oseng merconnya Bu Narti, sudah pasti kalian pernah mendengar atau icipin rasanya.
Selain olahan daging sapi, Bu Narti juga menyediakan bebek, lele, ayam, burung dara, burung puyuh dan jeroan. Dijamin rasa pedasnya dewa. Bagi kalian yang suka pedas sekali mencoba, pastinya bikin nambah.

Kuliner Malam Jogja memang seperti tidak ada tandingannya, hampir setiap sudut kota Jogja ada macam-macam bentuk dan rasa kuliner yang berbeda-beda pula. Seperti Gudeg yang terkenal hingga mancanegara, Rames, bahkan oseng-oseng merconnya Bu Narti, sudah pasti kalian pernah mendengar atau icipin rasanya.


Mencoba Gudeg Pawon yang terkenal di mata anak mahasiswa juga oke gays. Harga murah dan rasa Ruaar biasaah.. Kuliner satu ini memiliki keunikan tersendiri, dengan cara memasak ala tradisional, yang mana masih menggunakan kayu bakar, membuat rasa semakin sedap dan bikin enaknya melekat.


Tapi ingat gays, pesen mimin, meski lokasi kuliner berada dipinggir jalan, tetap selalu tanya harga per porsi! Jangan sampai kalian dihajar harga selangit ketika akan bayar.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »